PERKEMBANGAN TERKINI APLIKASI FLAVOR BUAH EKSOTIS 

 

(Foodreview Indonesia/Vol. VII/No. 11/November 2012)

Salah satu negara tropis yang memiliki keanekaragaman produk buah baik jenis ataupun citarasanya adalah Indonesia. Buah Indonesia memiliki keunggulan dibandingkan produk-produk buah lokal tersebut belum dikelola secara optimal padahal peminatnya semakin banyak baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Eksotis menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti memiliki daya tarik khas karena belum banyak dikenal umum. Kata eksotis bersifat luas, dapat merujuk ke berbagai hal termasuk untuk buah atau bunga. Wilayah Indonesia yang terletak tepat di garis khatulistiwa menjadikan negara ini termasuk ke dalam negara tropis. Wilayah yang hanya memiliki dua musim yakni musim kemarau dan musim hujan, praktis faktor iklim menguntungkan negara ini. Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang dikenal dengan megadiversitas hayatinya, di antaranya kaya akan buah-buahan tropis yang bersifat eksotis. ‘Eksotis’ diartikan sebagai ‘unik’ atau ‘luar biasa’. Dalam pengertian khusus buah eksotis diartikan sebagai buah-buahan yang mempunyai daya tarik sendiri baik karena bentuk, warna, aroma dan rasa yang khas, unik, indah maupun kandungan gizi dan manfaatnya yang luar biasa bagi kesehatan dan kebugaran.

Pengecer Darah Menggumpal

April 5th, 2013

PENGECER DARAH MENGGUMPAL 

 

(Trubus/Vol.XLIII/Desember 2013)

Riset membuktikan daun kedondong anti penggumpalan darah. Usman Sadili-yang bersangkutan enggan di sebut nama sebenarnya gemar mengkonsumsi daun kedondong segar. Ia mengambil  dua pucuk daun, lalu memakannya mentah-mentah. “Rasanya masam-masam segar,” katanya. Usman merasakan setiap kali habis mengonsumsi daun kedondong Spondias dulcis tubuh terasa segar. Konsumsi daun tanaman anggota famili Anacardiaceae juga melegakan tenggorokan. Kebiasaan itu bermula ketika ia masih bersekolah di Sekolah Dasar. Usman kecil yang kala itu sedang mencari rumput bersama teman-temannya iseng-iseng menyantap pucuk daun kedondong. Tidak ada maksud tertentu, hanya saja daun segar tanaman kerabat mangga itu menghilangkan dahaga. Sejak itulah hamper setiap hari Usman mengonsumsi daun kedondong .“Ketika haus, saya tinggal memetik daun kedondong, kebetulan pohonnya ada di belakang kebun di belakang rumah,” ujar pria berusia 38 tahun. Usman mengonsumsi daun kedondong dalam bentuk segar maupun lalapan. Faedah yang dirasakan, ia jarang sakit. Tekanan darah, kadar gula, asam urat dan kolesterolnya masih di bawah ambang batas.

Mixed Flavor Challenges

April 5th, 2013

MIXED FLAVOR CHALLENGES 

 

(Foodreview Indonesia/Vol VIII/No. 2/Februari 2013)

Kata ‘Mixed flavor’ dapat memberi banyak makna dan intepretasi. Di sisi lain, dari segi teknisnya pecampuran apa pun tentu bukanlah hal yang mudah mengingat bahan yang di campur memiliki karakteristik masing-masing yang seringkali sulit dipadukan. Ulasan kali ini akan mencoba melihatnya dari segi peluang, kendala dan tantangan yang mungkin dihadapi pada saat pembuatan, penyimpanan serta aplikasi ‘mixed flavor’ dalam produk pangan.

Apa yang dimaksud dengan ‘mixed flavor’? Hasil penyisiran literatur belum dapat menghadirkan definisi resmi ‘mixed flavor’ nampaknya kata ‘mixed flavor’ belum menjadi kata atau istilah baku dalam dunia flavor. Beberapa istilah serupa dapat di jumpai dalam literatur, antara lain: ‘combining flavor’,’blended flavor’,’compouned flavor’,’homogenized flavor’.

‘Mixed flavor’ atau bila di tulis dalam bahasa Indonesia adalah flavor campuran, dapat berarti flavor campuran dari dua atau lebih aksen flavor bahan pangan tertentu, seperti halnya pada minuman sari buah dapat berupa campuran flavor mangga dan apel atau mixed barries misalnya. Pada produk teh, sejak zaman dulu telah dikenal teh dengan aroma bunga melati (jasmine tea) atau teh dengan aroma mint (peppermint tea). Dewasa ini perpaduan minuman teh dengan flavor buah-buahan juga semakin populer di Indonesia.

 INTERNATIONAL CONFERENCE FUTURE FOOD FACTORS

 

(Foodreview Indonesia/Vol VII/No. 12/Desember 2012)

Bertepatan dengan Pameran Food Ingredients Asia di Jakarta International Expo, Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) bekerja sama dengan SEAFAST Center serta Departemen Ilmu Teknologi Pangan IPB menyelenggarakan International Conference bertajuk Future of Food Factors pada 3-4 Oktober lalu. Menurut ketua umum PATPI periode 2010-2012. Dr. Dahrul Syah, tujuannya diadakan seminar bersamaan dengan FIA adalah untuk memberikan kesempatan kepada para akademisi dan peneliti untuk mengamati secara langsung perkembangan inovasi produk dan bisnis yang terjadi dalam industri. “Sehingga diharapkan terjadi sinergisme mutualisme antara peneliti dan industri”, tutur Dahrul. Sementara itu, kepala badan POM RI Dra. Lucky S. Slamet ,Apt. MSc., yang hadir sebagai key note speaker mengajak para ahli teknologi pangan untuk turut serta mendukung tercapainya keamanan pangan di Indonesia.

“DUNIA” FLAVOR DEWASA INI DAN PEMILIHAN FLAVOR UNTUK PRODUK MINUMAN

 

(Foodreview Indonesia/Vol VI/No. 5/Mei 2011)

Pengembangan flavor masih mewarnai tantangan pengembangan produk pangan dewasa ini. Keinginan konsumen yang masih mengedepankan kenyamanan cita-rasa di antara atribut pangan yang lain menuntut produsen pangan terus berkreasi memperoleh cita rasa yang unggul.

Tidak mengherankan bila flavor masih menjadi primadona perdagangan ingridien pangan dewasa ini. Pengamatan secara awam menunjukkan bahwa selain flavor house multinasional yang sudah dikenal mapan selama ini, nampak pula kemunculan “pemain-pemain baru” terutama dari China walau baru sebatas sebagai agensi.