PROSPEK PENGEMBANGAN FLAVOR FUNGSIONAL BERBASIS BAHAN BAKU INDIGENOUS INDONESIA

C. Hanny Wijaya, Isak Silamba

(Buletin Teknologi Pasca Panen Pertanian 6(1) 2010)

Abstrak

Banyak senyawa flavor yang tidak saja berperan sebagai pemberi cita-rasa pada produk pangan tetapi juga mempunyai kemampuan fisiologis aktif bagi kebugaran tubuh. Flavor kelompok ini dikenal sebagai flavor fungsional. Berbagai manfaat fisiologis aktif dari senyawa flavor “etnik”, terutama yang berasal dari rempah-rempah dan herbal, telah dilaporkan oleh peneliti. Indonesia sebagai negara tropis yang sangat kaya akan sumber hayati dan ragam budaya kuliner, serta sejak zaman dulu telah banyak menggunakan sumber daya alam dalam mendapatkan kenikmatan cita-rasa sekaligus menjaga kecantikan dan vitalitas tubuh. Indonesia adalah tempat ideal bagi pengembangan flavor fungsional alami. Andaliman, cengkeh, kencur, laos, jahe, jeruk purut, secang, ketumbar, temulawak merupakan beberapa sumber flavor fungsional yang telah diteliti. Ketertarikan dunia akan pangan etnik yang eksotik dan keinginan untuk kembali serba alami akan sangat memberi nilai tambah bagi pengembangan kelompok flavor ini di Indonesia. Banyak peluang untuk menghasilkan formula flavor fungsional baru dari sumber daya alam dan pengetahuan lokal yang belum terjamah.

Leave a Reply